BAGAIMANA MEMILIH BOTOL SUSU ?

  • Sesuaikan ukurannya dengan kebutuhan bayi.

    Di pasaran terdapat berbagai ukuran botol, yang biasanya menyatu dengan dot. Untuk ukuran kecil 30-50 ml, sedang 120 ml, dan besar di atas 200 ml. Sesuaikan dengan kebutuhan asupan susu si kecil.

  • Terbuat dari bahan tahan panas, tak mudah pecah, dan tak beracun.

    Sehingga proses sterilisasi bisa dilakukan dengan aman dan mudah. Botol yang terbuat dari bahan gelas lebih awet, tahan lama, dan proses sterilisasinya mudah. Hanya saja, botol ini cukup berat hingga kurang nyaman digunakan, disamping mudah pecah. Berbeda dengan botol plastik yang lebih tahan lama. Bayi pun aman memegang botolnya sendiri.

  • Polycarbonate:  Adalah plastik yang dapat melepaskan BPA dan biasanya ditemukan pada botol yang memiliki kode #7 pada labelnya atau pada bagian dari botolnya.  HINDARI produk dengan kode #7 ini.

  • Plastik yang lebih aman:  Pilihlah botol dengan kode huruf PETE (Polyethylene#1) atau PP (polypropylene#5) yang menjadi alternatif plastik yang cukup aman.  Botol-botol ini bebas polycarbonate dan biasanya terbuat dari plastik yang tidak kaku dan mempunyai warna yang agak buram.

  • Botol kaca:  Jika memungkinkan, pilihlah botol kaca.  Dengan botol kaca anda mengurangi kemungkinan terekspos bahan beracun sampai dengan 0%.

  • Plastik lama:  Buang botol bayi dan sippy cup polycarbonate lama atau yang sudah tergores.  Plastik yang tergores, berawan (tidak bening) dan retak memiliki potensi yang besar akan melepaskan bahan kimia berbahaya.  Goresan juga dapat mejadi tempat pembiakan bakteri.

  • Mencuci plastik:  Jangan pernah mencuci botol plastik anda di dishwasher atau air yang sangat panas karena dapat mengakibatkan lepasnya bahan kimia berbahaya.  Cucilah botol dengan tangan pada air yang hangat-hangat kuku.

  • Dot botol bayi:  Biasanya terbuat dari silicon atau latex.  Silicon mempunyai warna yang lebih terang dan aman, karena latex berpotensi melepaskan zat racun karsinogenik (zat penyebab kanker)

  • Hindari memilih botol dengan banyak gambar.

    Sebab, gambar-gambar itu berisiko terkelupas saat disterilisasi dalam air mendidih. Sedangkan botol dengan aksesori, seperti kepala boneka atau mainan boleh saja dijadikan pilihan, selama tak menyulitkan proses sterilisasi atau pemberian susu kepada bayi.

  • Memiliki perlengkapan regulator antisedak untuk bayi 0-3 bulan.

    Regulator berupa sekat ini berguna untuk membuka tutup keluarnya air susu. Dengan regulator, maka isi susu tidak keluar jika tidak diisap. Pun saat sedang menyusu lalu bayi terlelap tidur, keberadaan regulator sangat membantu. Regulator juga sangat efektif menghindari bayi tersedak air susu. Tidak cuma itu. Sekat ini juga berguna untuk menahan aliran susu jika botol miring/terbalik. Saat bepergian dimana kita sering menyimpan botol dalam tas, tak ada kekhawatiran lagi air susu akan tumpah.

  • Botol susu dengan pegangan untuk bayi 6 bulan ke atas.

    Beri kesempatan pada si kecil untuk memegang botolnya sendiri. Dengan begitu, selain menikmati susu, kemampuan motoriknya juga
    akan terlatih

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s