Produksi dan Pola Konsumsi Susu Di Indonesia Rendah

Permasalahan pola konsumsi susu masyarakat Indonesia adalah produksi susu nasional yang masih sangat rendah dan konsumsi susu orang Indonesia masih sangat rendah termasuk di kalangan negara Asean. Poduksi susu nasional kita hanya dapat memenuhi 30% dari kebutuhan susu 250 juta penduduk Indonesia. Sehingga 70% suplai susu nasional dipasok dari impor. Indonesia impor susu terutama dari Selandia Baru dan Australia.

image
Produksi susu masih mengandalkan dari para peternak kecil, di Indonesia tidak ada industri susu sapi perah berskala besar seperti di negara-negara lain seperti Selandia Baru yang utama.

Di Indonesia, setiap peternak hanya memiliki 3-5 ekor sapi perah. Total tercatat jumlah sapi perah di Indonesia hanya ada sekitar 600.000 ekor, tentu tidak ideal untuk memenuhi kebutuhan 250 juta penduduk Indonesia.

Produktivitas per satu sapi per harinya pun sangat rendah yakni maksimal hanya 10 liter per hari. Produkaftifitas rendah itu karena peternakannya skala kecil hanya 3-5 ekor, dan pakannya ternaknya terbatas, nutrisi, vitamin dan hijauan untuk sapi juga terbatas.

Akibatnya berpengaruh pada produksi susu sapi itu sendiri. Selain itu secara bisnis kelanjutan usaha peternak yang hanya punya 3-5 ekor sapi juga tidak ekonomis, belum kalau sapinya ada yang sakit. Hal ini berbeda dengan di Australia dan New Zeland yang 1 peternak bisa mempunyai 50-60 sapi perah, tentu produksinya sangat besar.

Akibatnya, harga susu sapi dari peternak di Indonesia sangat murah. Karena ini kan barang fresh (segar) kalau good agriculture tidak baik atau belum dipenuhi misalnya penanganan susu perah ini kurang baik, itu yang menyebabkan harga susu kita dihargai sangat rendah ya karena persoalan kualitas. Peternak ingin harga susu sapi tinggi sementara kualitas rendah sedangkan Industri Pengolahan Susu (IPS) tidak mau beli dengan harga tinggi karena kualitasnya rendah.

Bahkan IPS-IPS ini cenderung lebih suka impor, karena harganya lebih kompetitif sementara kualitasnya jauh lebih bagus. Bahkan IPS yang sudah terkenal pun impor susunya jauh lebih besar daripada penyerapan susu peternak lokal.

Konsumsi Rendah

Konsumsi susu masyarakat Indonesia hanya 12 liter per kapita per tahun. Bandingkan dengan Amerika Serikat yang mencapai 117 liter per kapita per tahun atau yang paling tinggi di dunia yakni Irlandia yang rakyatnya minum susu sebanyak 174 liter per tahun.

Bahkan di ASEAN kita masih rendah, dengan negara tetanga saja yakni Malaysia konsumsinya saja sudah mencapai 36 liter per kapita per tahun, dengan Thailand 22 liter per kapita per

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s