Faktor Unik dalam ASI Yang Secara Positif Mempengaruhi Status Gizi dan Pertumbuhan Somatik

wp-1484096388693.jpg

Bayi yang disusui memiliki karakteristik pertumbuhan yang berbeda dibandingkan dengan bayi yang diberi susu formula. Mereka tumbuh dengan tingkat yang sedikit berbeda dan memiliki komposisi tubuh yang berbeda  dan mungkin memiliki risiko lebih rendah untuk obesitas di kemudian hari. Dengan perhatian yang besar terhadap efek nutrisi awal pada titik-titik metabolik yang dapat mempengaruhi risiko anak terhadap penyakit orang dewasa (misalnya, asal mula awal hipotesis penyakit kronis) dan meningkatnya kejadian resistensi insulin awal, obesitas, dan diabetes tipe II pada remaja, penelitian selanjutnya harus fokus pada substansi apakah menyusui bersifat protektif.

Bayi yang mendapat ASI menyerap lemak lebih baik daripada bayi yang diberi susu formula karena adanya lipase pada susu manusia yang tidak ada dalam susu sapi (Hamosh, 1988). Bayi yang disusui sehat mengkonsumsi lebih sedikit susu (sekitar 85 kkal / kg berat badan / hari) selama bulan-bulan pertama kehidupan dibandingkan bayi yang sama dengan formula bayi ad libitum (100 kkal / kg / hari;). Bayi yang menyusui terus mengkonsumsi sekitar 10 kalori kkal / kg / berat badan lebih sedikit daripada bayi yang diberi susu formula. Bayi yang menyusui memiliki pengeluaran energi total yang rendah dan tingkat pertumbuhan yang lebih lambat (Butte et al., 1990; Heinig et al., 1993). Selain itu, ada sedikit refluks gastro-esofagus pada bayi yang disusui, kemungkinan besar karena waktu pengosongan lambung yang lebih cepat, sehingga mengurangi asupan. Beberapa faktor trofik dan metabolik yang mempromosikan penanganan nutrisi khas dan pertumbuhan bayi yang disusui tercantum dalam Tabel di bawah ini

Faktor Unik dalam ASI Yang Secara Positif Mempengaruhi Status Gizi dan Pertumbuhan Somatik

Kandungan Golongan Fungsi Referensi
Amylase Enzyme Digesti Polysaccharide Howell dkk., 1986
Epidermal growth factor Growth factor/hormone Pertumbuhan Gastrointestinal / differentiasi Donovan and Odle, 1994; Dvorak dkk., 2003; Howell dkk, 1986
Erythropoietin Growth factor/hormone Produksi sel darah merah; mungkin sebagai faktor pertumbuhan bagi pencernan dan SSP Kling, 2002
Insulin Growth factor/hormone Anabolic hormone promotes carbohydrate, protein, dan akresi lemak Donovan and Odle, 1994
Insulin-like growth factor-I Growth factor/hormone Primary growth hormone of late fetal/neonatal period Donovan and Odle, 1994
Insulin-like growth factor-II Growth factor/hormone Unknown function; thought to be weak growth hormone Donovan and Odle, 1994
Lactoferrin Carrier protein Increases efficiency of iron delivery Howell dkk, 1986
Lipase Enzyme Triglyceride hydrolysis Howell dkk, 1986
Nerve growth factor Growth factor/hormone Neuronal growth/ differentiation Donovan and Odle, 1994
Proteases Enzyme Unknown if active in protein hydrolysis Howell dkk, 1986
Relaxin Growth factor/hormone Regulates morphological development of the nipple Donovan and Odle, 1994
Transforming growth factor-alpha Growth factor/hormone Gastrointestinal growth Donovan and Odle, 1994; Dvorak dkk., 2003

cropped-header.jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s